Aku terjebak dalam permainan iblis yang menyakitkan . Aku tak akan bertanya, dia menganggapku sebagai apa ataupun dia menghargaiku atau tidak . Aku sudah terbiasa dengan hal yang menyakitkan, tapi tak sesakit ini . Rasanya seperti gunung berapi yang hendak meledak ataupun seperti ikan yang mengetahui bahwa samudera akan mengering namun hanya bisa diam dan menunggu .
Salah memang, aku melakukannya dengan penuh perasaan, karena ku pikir aku tak sama dengan yang lainnya . Tapi dia menganggapku sama . Tuhan, aku hanya ingin keluargaku bahagia . Tapi aku tahu semuanya salah . Ada beberapa hati yang tersakiti dalam masalah ini . Ampuni Aku . .
Pernah melihat kupu kupu cantik yang tak bisa terbang karena sayapnya dipatahkan seorang anak kecil?
Aku pernah melihatnya . .
dan Aku mengalaminya . .
Tuhan, aku tak akan bertanya apa salahku dikehidupan lalu karena sungguh aku mengetahuinya . Tapi salahkah aku jika aku berharap Kau akan membalas semua yang telah 'Orang Itu' lakukan padaku? Aku bukan orang jahat . Aku juga bukan orang yang baik dan mulia hatinya . Tapi setidaknya aku mempunya hati dan nurani .
Saat itu akal sehatku entah kemana, yang ada dipikiranku hanya mamah, buya, dian dan ino . .
Tuhan maafkan aku . . .
Aku tak tahu harus membangun mimpiku lagi dengan cara bagaimana . .
Sadarkan aku dan bantu aku memupuk semangatku kembali . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar