Kamis, 03 November 2011

Hanya satu . . . (moccamoccamocca)

coba dengarkan suara hati
karena berbisik dan bahkan berteriakpun sudah tak bisa

hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
dalam dekap seorang ibu
hanya satu pintaku
tuk bercanda dan tertawa
di pangkuan seorang ayah

apa bila ini
hanya sebuah mimpi
ku selalu berharap
dan tak pernah terbangun
hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
di pangkuan ayah dan ibu

hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
dalam dekap ayah dan ibu


Source: http://liriklaguindonesia.net/mocca-hanya-satu.htm#ixzz1cfTmbfN7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar